Home About Us

Apa itu balon cuaca?



Pemantau Cuaca Ultrasonik
Apa itu balon pemantau cuaca?
Balon cuaca adalah tipe balon yang mempunyai daya terbang yang sangat tinggi, yang biasanya dipakai untuk sarana transportasi barang-barang scientific ke atmosfir kita yang tinggi. Balon cuaca merupakan alat pemantau cuaca secara visible. Biasa dipakai untuk menerbangkan load yang biasanya adalah kamera. Berbeda dengan pemantau cuaca yang dipakai untuk mengukur cuaca secara kualitatif dan kuantitatif. Mereka bisa membawa beban sampai kepada ketinggian 40 kilometer atau 130 kilofeet. Setiap hari diperkirakan sekitar 800 balon cuaca meteorologi dilepaskan pada pukul 00:00 dan selanjutnya pada pukul 12:00 GMT dilokasi seluruh dunia. Alat ini berguna untuk mangambil data gambar atau snapshot dari bumi kita di armosfir kita yang lebih tinggi dua kali sehari. Sedikit peluncuran dilakukan oleh para amatir setiap harinya dan sangatlah jauh apabila kita bandingkan dengan 1600 kali peluncuran yang telah dilakukan oleh organisasi meteorologi diseluruh dunia.

                              Observasi Menggunakan Balon Cuaca

Sejarah Balon Cuaca
Yang paling pertama mendokumentasikan dengan balon cuaca adalah meteorologist berkebangsaan perancis, Leon Teisserenc de Bort. Dia aktif melakukan peluncuran balon cuaca diawal 1896. Penemuan dia dari sini adalah tentang penemuan bagian dari tropopause dan stratosphere. Lapisan unik ini di atmosfir kita hanya bisa kita temukan oleh diri kita sendiri melalui Eagle Flight Computer. Karena penemuannya yang sangat memukau, dia dihormati dan diberi penghargaan dengan menamakan kawah di bulan dan mars atas namanya.
Di awal 1900an, seorang Meteorologist dan Geophysicist Alfred Wegener memakai balon cuaca untuk melakukan experimen yang menggiring dia pada penemuan teori Continental Drift. Dia mempublikasikan teorinya pada tahun 1912. Teorinya menemui banyak pertentangan dan tidak bisa diterima sampai tahun 1960an, lebih dari 30 tahun setelah kematiannya. Dia juga dihormati dengan menamakan 2 kawah dibulan dan mars atas namanya.
James Van Allen, dia yang selanjutnya menemukan sabuk bumi Van Allen, juga melakukan banyak kegiatan peluncuran experimen balon cuaca di era 1950an. Majalah TIME, menghormati dia sebagai Man Of The Year tahun 1960. Bayangkan apa yang bisa kamu temukan dengan meluncurkan misi dirimu sendiri ke tepian angkasa.

Link Terkait - Pemantau Cuaca dan Iklim

Link Terkait - Parameter-parameter cuaca



signature
Back to top
banner