Home About Us

Kegunaan pengukuran Turbidity dan Total Suspended Solid pada air

Turbidity meter kualitas bagus
D
iantara parameter kualitas air adalah turbidity (nilai kekeruhan air) dan Total Suspended Solid (jumlah padatan yang tersuspensi dalam air). Air dikatakan keruh apabila air tersebut mengandung banyak partikel yang tersuspensi dalam air. Tentunya kembali pada standar yang digunakan apakah kekeruhan air sudah menunjukkan nilai yang baik atau belum. Secara visual turbidity dapat diamati, namun agar tidak bias, umumnya kekeruhan air (turbidity) diukur menggunakan alat Turbidity Meter.
turbidity
Turbidity
Pengukuran kekeruhan air (turbidity) sangat banyak manfaat dan aplikasinya, baik untuk menentukan kualitas kimia air atau liquid, indikator ekosistem, indikator perubahan alam, hingga aplikasi pada bidang kesehatan. Berikut beberapa peranan pengukuran kekeruhan air (turbidity)
pengaruh turbidity pada air
Zat padat tersuspensi bisa meningkatkan suhu air dan mereka menyerap panas dari matahari. Hal ini juga menyebabkan level dissolved oxygen menurun dibawah thermocline yang kemudian menyebabkan kondisi hypoxic

1. Peranan Turbidity Pada Kimia Air

Dalam hal kualitas air, khususnya pada sungai, level total suspended solid (zat padat tersuspensi) yang tinggi akan menaikan suhu air dan menurunkan level dissolved oxygen (oksigen terlarut). Hal ini karena partikel tersuspensi menyerap panas dalam jumlah yang banyak dari radiasi cahaya matahari, lebih banyak daripada molekul air. Panas ini akan ditransfer ke air sekelilingnya dengan cara konduksi. air yang lebih hangat tidak bisa menampung dissolved oxygen (oksigen terlarut) daripada air yang lebih dingin, jadi level DO akan turun. Dan juga, kenaikan dari suhu permukaan bisa mengakibatkan proses stratifikasi, atau pembentukan lapisan dari kolom air. Ketika air terstratifikasi (terbagi), maka lapisan kolom air, masing-masing tidak akan menyatu dengan sempurna. Dekomposisi dan respirasi kebanyakan terjadi dilapisan lebih rendah, habitat ikan tersebut bisa mengalami kondisi terlalu hypoxic (level dissolved oxygen yang rendah) karena organisme tersebut butuh untuk bertahan hidup, tapi kadar oksigen terlarut tidaklah cukup.
Proses Fotosintesi pada vegertasi bawah air
Peran Turbidity pada Proses Fotosintesi Alga di dalam air

2. Peranan Turbidity Pada Proses Fotosintesis

Turbidity bisa mengurangi fotosintesis dengan terhalangnya penetrasi dari sinar matahari. Terhentinya atau berkurangnya fotosintesis bisa mengurangi harapan hidup tanaman atau vegetasi bawah air dan menurunkan jumlah dissolved oxygen (oksigen terlarut). Hal ini berakibat pada pengurangan jumlah productivity tanaman dibawah lautan, danau, atau sungai. Tanpa cahaya matahari, rumput laut dibawah permukaan air tidak akan bisa melakukan fotosintesis dan bertahan hidup. Kematian dari vegetasi bawah air, mempunyai dua efek utama. Pertama, menurunnya proses fotosintesis, berkurangnya oksigen terlarut yang diproduksi, sehingga Level DO tersebut berkurang masif. Proses dekomposisi tahap lanjut material organik bisa menurunkan level dissolved oxygen (oksigen terlarut) ke level yang bahkan lebih rendah lagi. Kedua, rumput laut dan tanaman bawah air yang penting sebagai sumber makanan utama dari populasi organisme aquatic. Ketika mereka tidak bertahan hidup, jumlah vegetasi yang ada akan berkurang dan bisa mengurangi sumber pangan dari kehidupan akuatik. Hal ini bisa menimbulkan penurunan populasi dalam rantai makanan.
peran turbidity sebagai indikator alam
Erosi di sepanjang pinggiran sungai

3. Peranan Turbidity Sebagai Indikator Alam

Perubahan alam, salah satunya dapat diamati dengan turbidity atau kekeruhan. Misal pada ada atau tidaknya erosi pada sungai. Peningkatan jumlah turbidity juga merupakan indikasi dari erosi di sepanjang aliran, yang mana bisa berefek jangka panjang dalam komposisi air. Erosi mengurangi kualitas habitat air dan organisme lain. Dalam hal ini kejernihan air, berkurangnya penetrasi cahaya karena sedimen tersuspensi bisa mengaburkan pandangan organisme aquatic, mengurangi kemampuan mereka dalam mencari makanan. Partikel tersuspensi ini juga bisa menyumbat insang ikan dan berakibat pada tingkat pertumbuhan populasinya. Erosi juga berakibat pada pendangkalan, dari danau dan aliran yang kemasukan partikel tersuspensi yang sangat masif. Ketika hal ini terjadi, juga akan menghambat kemampuan bernavigasi dari perahu dan kapal akibat proses pendangkalan. Di kasus Sedimentasi yang berjumlah besar dengan area yang masif, bisa terjadi pendangkalan dan benar-benar menutupi jalur tersebut.
Peran Turbidity sebagai kontaminasi Pollutan
Buangan Limbah yang membawa patogen

4. Peran Turbidity sebagai kontaminasi Pollutan

Polutan seperti dissolved metal (metal yang terlarut) dan patogen bisa menempel di partikel tersuspensi dan masuk ke air. Hal ini bisa meningkatkan turbidity yang biasanya sebagai indikasi potensi polusi, tidak hanya menurunnya kualitas air. Kontaminan termasuk bakteri, protozoa, nutrient, (seperti nitrat dan phospor), pestisida, merkuri, timbal dan metal lain. Beberapa polusi ini, terutama metal berat, bisa sangat merugikan dan bersifat racun untuk kehidupan aquatic. Tambahan nutrient bisa menambah kemungkinan bertambahnya populasi alga. Ketika zat pada tersuspensi yang diakibatkan oleh material organik, proses sistem pembuangan tertentu dan membusuknya materi organik, kehadiran bakteri, protozoa dan sejenis virus, Organik-organik suspended solid ini akan menurunkan level dissolved oxygen saat mereka membusuk atau terjadi proses dekomposisi.
Mikroba patogen Mikroba patogen
Mikroba Patogen
Mikroba ini dan metal berat bisa merakibat tidak hanya pada organisme aquatic, tetapi pada air minum juga. Zat padat tersuspensi organik (organic suspended solid), seperti material dekomposisi atau bahan pembuangan biasanya termasuk mikroorganisme yang berjumlah banyak seperti protozoa, bakteri dan virus. Patogen-patogen ini berkontribusi terhadap wabah-wabah pada air seperti cryptosporidiosis, cholera and giardiasis. Air yang keruh, karena material organik ataupun anorganik, tidak bisa dengan mudah melakukan desinfektasi (pembasmian kuman), karena partikel tersuspensi ini akan menyembunyikan microorganisme ini. Di danau atau sungai, kekeruhan juga bisa berakibat pada berkurangnya kemampuan visible pada indra kita ketika kita akan berenang atau melakukan aktifitas di sekitar kolom air tersebut, jadi tidak bisa dimanfaatkan untuk kegiatan rekreasi. Di proses industri, kekeruhan atau turbidity ini bisa berakibat pada penyumbatan tangki dan pipa-pipa. Partikel-partikel ini juga bisa mengikis mesin, dan berpotensi merusak mesin tersebut.
Karena pentingnya pemantauan serta pengukuran dari Turbidity dan Total Suspended Solid ini, Untuk itu, kami Mealabs-Environment Indonesia menawarkan salah satu produk kami, Turbidity Meter untuk pengukuran di laboratorium ataupun di site. Kami juga menawarkan sistem pemantauan kualitas air jarak jauh, Water Quality Remote Monitoring System Untuk pertanyaan lebih lanjut, bisa hubungi kami di kontak dibawah ini.
signature
Back to top
banner